Hasil gambar untuk fashion show anne avantie

www.siwaexpress.com Dalam dunia seni fotografi, memotret aksi seorang peragawati di atas panggung catwalk mempunyai tingkat kesulitan yang cukup tinggi. Beberapa kendala yang kerap di hadapi oleh para fotografer adalah tata cahaya yang berubah secara cepat serta obyek yang selalu bergerak.

Untuk itu, dalam pemotretan fashion diatas catwalk, ada sejumlah hal yang harus di kuasai oleh fotografer, terutama mengenai penggunaan titik focus serta setingan white balance yang tepat. Pada pemotretan ini, Anda bisa menggunakan 2 teknik fokus, yakni teknik fokus bergerak (follow focus) dan teknik fokus jebakan (trapping focus).

Baca Juga

  • FOKUS BERGERAK

Pemotretan objek yang selalu bergerak menuntut fotografer untuk terus menerus mengubah pengaturan fokus pada kameranya. Pada saat pemotretan fashion show, fotografer menunggu moment saat peragawati berada pada pose terbaiknya dan disain busana yang dikenakannya juga terekam secara maksimal. Beberapa moment yang bagus dalam pemotretan fashion show adalah ketika peragawati sedang berjalan menuju ujung catwalk. Dalam moment tersebut efek gerak dari disain baju bisa tertangkap kamera. Khususnya untuk disain baju yang berkonsep pada rancangan gaun panjang atau long dress.

Sedangkan untuk sudut pemotretan ini, sebaiknya dilakukan dari sisi kiri dan kanan panggung. Karena dari sudut tersebut, arah gerak kaki dan sibakan atau lambaian busana yang dikenakan peragawati dapat tercapture dengan baik. Jadi Anda tidak perlu merasa kecewa apabila tidak mendapat spot di depan panggung catwalk. Untuk moment tersebut, paling mudah dilakukan dengan kamera ber-lensa AF (auto focus). Karena lensa AF memiliki kemampuan mengejar dan mengunci focus secara cepat pada obyek yang bergerak. Selama obyek yang bergerak tersebut mendapat pencahayaan yang cukup terang, sehingga mampu dibaca oleh sensor kamera.

  • FOKUS JEBAKAN

Dalam konteks tertentu, Anda harus memfokus ke obyek dengan perkiraan karena berbagai hal. Misalkan obyeknya akan lewat dalam waktu singkat, atau pada waktu yang tak terduga, atau pada keadaan yang tidak memungkinkan Anda memotret dengan kondisi normal. Menyetel fokus dengan perkiraan tanpa membidik disebut dengan istilah preset focus.

Salah satu contoh pemotretan yang menggunakan teknik preset focus adalah pada pemotretan fashion show. Ada beberapa fotografer ketika memotret fashion cenderung mengambil moment disaat peragawati berpose di atas catwalk atau sambil memain-mainkan ornamen maupun aksesoris yang ada pada baju yang dikenakan. Pada teknik ini, fotografer yang memakai lensa manual terlebih dahulu menyetel fokus dengan memperkiraan fokus pada posisi sang peragawati akan melakukan gerakan-gerakan posenya.

Suatu contoh fotografer yang memakai lensa manual fokus ingin memotret setiap peragawati yang pose di ujung catwalk. Pada umumnya peragawati hanya pose dalam hitungan detik. Jadi seorang fotografer harus bisa menangkap moment yang sangat singkat tersebut. Daripada harus mengubah-ubah setelan fokus, fotografer mengambil fokus ke benda yang berada dan sejajar di area peragawati yang akan pose. Seperti bagian tepi kanan kiri catwalk, kemudian mempertahankan posisi fokus tersebut. Tetapi seperti biasa, apabila dilakukan dengan lensa AF, maka fotografer hanya perlu mengatur lightmeter pada kamera untuk mendapatkan pencahayaan yang normal.

Disamping masalah titik fokus, satu hal yang perlu diperhatikan dalam pemotretan fashion catwalk ini  adalah masalah pengaturan white balance (WB) kamera. Pada lazimnya, di setiap pagelaran fashion khususnya di Indonesia, type lighting yang dipakai mulai dari lighting panggung sampai lighting spot untuk peragawati berpose adalah type tungsten.

Type lampu tungsten yang terekam di kamera digital akan membentuk imaji objek dengan nuansa kuning. Tanpa disadari nuansa kuning tersebut akan mengganggu dan mengubah nuansa warna baju yang dikenakan oleh peragawati. Oleh karena itu langkah yang paling aman adalah dengen menseting white balance (WB) kamera pada posisi tungsten. Setting WB pada posisi tungsten akan menghasilkan warna yang natural daripada anda memakai setting Auto White Balance (AWB)

Sumber:portraitnusantara.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *