Inilah Gambar Seekor Ikan Paus Mati di atas kapal Milik Nelayan Jepang

CANBERRA - Ikan Paus

Inilah Gambar Seekor Ikan Paus Mati di atas kapal Milik Nelayan Jepang dan memicu kecaman di balik larangan berburu hewan itu di luar perairan Antartika.

Gambar itu diperoleh dari kelompok aktivis, Sea Shepherd dan disiarkan dua hari setelah Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe tiba di Sydney dalam upaya meningkatkan kerjasama pertahanan dengan Australia. Menteri Lingkungan Hidup, Australia, Josh Frydenberg, mengatakan ikan paus tidak harus dibunuh hanya untuk pendidikan.

“Pemerintah Australia sangat berdukacita dengan langkah Jepang memburu paus di Laut Antartika atas alasan ‘penelitian ilmiah’.” Australia juga membantah segala bentuk kegiatan komersial atau ‘perburuan ilmiah’ ikan paus yang dianggap melanggar hukum Pengadilan Federal Australia, “katanya, hari ini.

Moratorium tingkat global sehubungan perburuan ikan paus secara komersial telah diberlakukan pada 1985, dengan pengecualian diberikan kepada Jepang hanya untuk tujuan penelitian ilmiah.tetapi   pada tahun 2014, Mahkamah Internasional (ICJ) memutuskan program menangkap ikan paus untuk tujuan ilmiah oleh Jepang harus dihentikan.

Setelah itu, Tokyo menggantung semusim program itu tapi kemudian mengumumkan akan memulai satu lagi program berburu ikan paus. Pengumuman itu memicu kritik kelompok pencinta alam, Pemerintah Australia dan Inggris Raya.

Jepang berusaha membuktikan bahwa populasi ikan paus ada cukup untuk memungkinkan perburuan secara komersial. Mereka mengklaim pembunuhan hewan itu adalah perlu untuk tujuan penelitian.Siwa Express Production | WWW.SIWAEXPRESS.COM

Jepang berusaha membuktikan bahwa populasi ikan paus ada cukup untuk memungkinkan perburuan secara komersial. Mereka mengklaim pembunuhan hewan itu adalah perlu untuk tujuan penelitian.

CANBERRA:
www.bharian.com