Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir Sukses Memberikan Kado Ulang Tahun Kemerdekaan RI

Kemenangan Badminton Indonesia Medali Emas

Permainan kelas dunia pun diperagakan pasangan Indonesia yang akrab disapa Owi/Butet.

Harapan Indonesia meraih medali emas di Olimpiade Rio 2016 akhirnya tercapai. Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir sukses meraih kemenangan di final, Liliyana/Tontowi mengalahkan ganda campuran Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying 21-14, 21-12. cabang bulu tangkis nomor ganda campuran setelah menyingkirkan unggulan China, Zhang Nan/Zhao Yunlei di babak empat besar.

Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir sukses mengembalikan tradisi medali emas Olimpiade untuk Indonesia.

Di final, Liliyana/Tontowi mengalahkan ganda Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying 21-14, 21-12.

Di game pertama, Tontowi/Liliyana unggul cepat cegatan Butet di depan net serta smashari Tontowi. Unggul 7-2, mereka unggul 11-4 saat interval sebelum mengakhiri game pertama 21-14.

Game kedua berlangsung lebih ketat.  Pasangan Malaysia memberi perlawanan ketat pada awal game. Namun setelah interval, Owi/Butet mampu melaju dan merebut game kedua 21-12.

Tontowi/Liliyana lolos ke final setelah melalui pertarungan menegangkan di babak semifinal dengan menyingkirtkan unggulan pertama  asal China, Zhang Nan/Zhao Yunlei.  Juara bertahan Olim[piade ini mereka kalahkan 21-16, 21-15.

Tontowi/Liliyana  merupakan satu-satunya wakil Indonesia di final. Sebelumnya Ganda putri Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari harus mengakui ketangguhan pasangan China Tang Yuanting/Yu Yang, 11-21, 14-21 di perempat final.

Sementara Tommy Sugiarto juga kandas di babak 16 besar setelah ditekuk wakil Inggris, Rajiv Ouseph dalam pertandingan rubber 13-21, 21-14, 16-21. Praktis, harapan masyarakat tinggal bertumpu pada sektor ganda campuran.

Kini masyarakat jelas merasakan kepuasan dan kebanggan luar biasa atas raihan medali emas dari Rio sebagai kado Kemerdekaan Indonesia. sekaligus memberi hadiah untuk negara.