Inilah Alasan Saya Menyukai Profesi Fotografi !

images

Berikut ini beberapa alasan dan pengalaman yang membuat saya bersemangat.

1. Fotografi itu Mudah
Belajar fotografi tidak sesulit yang dibayangkan, memang untuk menguasai teknik tertentu, dibutuhkan ketrampilan dan ilmu, tapi untuk memotret dan mengoperasikan kamera itu tidak sulit. Mempelajari fotografi juga tidak harus ikut pendidikan yang formal seperti profesi lainnya antara lain dokter, pengacara, dll.

Setiap orang bisa belajar fotografi secara otodidak, melalui buku, melalui kursus kilat, seminar, workshop dll. Biayanya belajarnya pun dari yang murah sampai mahal. Asal sering berlatih, foto kita akan meningkat kualitasnya.

images2

2. Fotografi itu tidak Mahal
Banyak orang mengganggap fotografi itu mahal. Sebenarnya mahal/murah itu relatif tergantung acuannya. Dibanding jaman kamera film dulu, fotografi digital itu jauh lebih murah. Kamera digital sekarang juga terus meningkat pesat dari kualitas foto dan teknologinya. Dahulu, tidak ada kamera digital SLR yang harganya dibawah 10 juta. Saat ini, ada kamera digital SLR yang berharga 5 juta atau lebih murah lagi.

Tentunya, banyak kamera atau lensa yang relatif mahal, tapi itu bukan yang terpenting. Yang lebih penting adalah kita menikmati proses memotret. Kamera saku dan ponsel yang sederhana bisa kita gunakan untuk memotret. Beberapa foto favorit saya dibuat dengan kamera saku. Ada kebanggaan sendiri bisa membuat foto bagus dengan alat yang sederhana 🙂 Mudah meyakinkan diri bahwa kita membutuhkan kamera & lensa yang mahal, saat kita malah seharusnya menghabiskan uang untuk hal-hal lainnya.

3. Fotografi itu membuat Travel lebih menyenangkan
Ngomong-ngomong soal travel, dulu saya tidak begitu antusias untuk jalan-jalan, karena memakan biaya dan waktu. Tapi setelah mengenal fotografi, saya bersemangat untuk membuat jadwal untuk jalan-jalan. Sambil motret, saya merasa bisa lebih menikmati suatu tempat. Karena dengan memotret, saya bisa lebih rileks dan konsen dalam menjelajahi suatu tempat dan tidak ada perasaan terburu-buru. Selain itu saya bisa mendapatkan foto dan cerita baru yang syukur-syukur bagus untuk di-share atau dicetak.

Background Imagewww.siwaexpress.com

4. Fotografi bisa membuat kita mengenal banyak orang
Sebagai orang yang introvert, saya tidak begitu antusias dalam pergaulan, tapi dengan pekerjaan saya sebagai guru, penulis dan penyelenggara tur fotografi, saya jadi mengenal banyak orang. Yang hobi fotografi sekarang ternyata telah menjangkau semua kalangan, tua, muda, pria, wanita, dan dari berbagai latar belakang. Selama mengadakan aktivitas fotografi, saya merasakan suasana yang kompak, saling bercanda dan saling membantu tidak peduli status, kamera yang dipakai, atau suku bangsa. Sepertinya hanya fotografi yang bisa gini he he he..

5. Kita tidak akan bosan dengan fotografi
Meskipun mudah, tapi fotografi itu bisa saja rumit dan dalam. Biasanya, untuk menjadi fotografer yang menghasilkan karya yang sangat bagus, dibutuhkan waktu dan usaha yang tidak sedikit dalam mempelajari dan praktik. Ada banyak jenis fotografi dari pemandangan, portrait, still life, product, street photography, food photography, close-up/macro photography, fashion, event photography dan sebagainya. Jika mulai jenuh di satu jenis fotografi, kita bisa beralih dan belajar jenis fotografi yang lain. Seiring dengan teknologi yang semakin maju, semakin banyak yang bisa kita pelajari.

6. Fotografi bisa membuat orang lain bahagia
Salah satu jenis fotografi yang saya sukai adalah fotografi pernikahan/wedding. Saya suka mengabadikan momen-momen spontan dari pasangan yang berbahagia dan seringkali hasil foto saya membuat mereka senang dan menyukainya. Beberapa diantaranya membuat foto saya profile pic di Facebook. Saat mereka senang, saya juga ikut senang. Tak terasa dengan fotografi kita bisa membuat orang lain bahagia.

Sebenarnya masih banyak lagi alasan-alasan yang lain, tapi enam poin diatas yang paling pokok. Nah sekarang saya ingin dengar alasan mengapa kalian menyukai fotografi?